Koloni's Blog

GO GREEN with many kind "flowers" ^^,

cara merawat mawar

Posted by koloni45 pada Desember 13, 2009

1. Buat lobang yang besar dan dalam (50 x 50 x 50 cm).
Selamat nyangkul yg dalem yak, bakalan keringetan, dijamin hehehe.
Lobang ini kemudian diisi dengan campuran tanah, pasir, kompos / pupuk kandang dengan perbandingan yg yang sama (1 : 1 : 1). Perlu diingat kompos dan atau pupuk kandang adalh yg sudah jadi bukan yg masih seger. Kalo masih seger ntar pada matek tuh mawar, mana bau lagi kikikik, becande dikit biat semangat yg mo nyangkul (ntar kalo nyangkul sambil inget tulisan ini yak, inget pupuk kandang segerrr yg baunya gak seger hehehhe)

Lobang yg besar dan dalam ini akan mempermudah akar mawar berkembang dan menyebar luas dan dalam di tahun pertama kehidupannya, sehingga dia akan tahan terhadap serangan penyakit, lebih tahan terhadap kekeringan.

Untuk yg ditanam di pot sehingga gak bisa punya lobang sedalam dan seluas ukuran di atas jadinya gimana ? Usahakan pakai pot yg besarnya paling tidak mendekati; kalo gak bisa resikonya mawar tersebut frekwensi pemberian pupuk maupun penyiramannya harus lebih sering daripada mawar yg ditanam langsung ke tanah (kalo yg ditanam di tanah disiram bisa sehari sekali, yg di pot harus disiram sehari dua kali, pagi dan sore

2. Penyiraman.
Di masa sebulan or 2 bulan pertama kehidupannya, mawar harus disiram secara teratur setiap hari. Ingat, jika di siram pada pagi hari, JANGAN siram daunnya, siram hanya tanah dibawahnya. Daun boleh disiram di sore hari saat sudah gak ada matahari.

3. Pemangkasan.
Pemangkasan sangat diperlukan bila ingin mawar berbunga banyak tanpa henti.
Pemangkasan / prunning di negara 4 musim dilakukan di musim gugur dan atau menjelang musim semi ( jadi bisa sekali atau dua kali setahun). Jangan ragu untuk memangkas, karena akan muncul tunas baru dengan tangkai yg lebih panjang (kalo gak dipangkas tangkai bunga mawarnya pendek2 saja, bunganya juga gak banyak). Saat pemangkasan buang dahan2 kering, buang cabang2 yg mengarah ke dalam tanaman (buat agar tanaman bisa mudah “bernafas”).
Buang juga tangkai yg bunganya sudah layu.

4. Pemupukan.
Lakukan pemupukan secara rutin, saat musim semi dilanjutkan sekali sebulan selama masa berbunga. Pupuk bisa pakai pupuk organik atau pupuk buatan yg khusus untuk mawar.
Lakukan pemupukan sekaligus menggemburkan tanah di sekitar batang mawar + cabut rumput / tanaman liar / gulma yang menggangu.

5. Pemberantasan hama dan penyakit.
Untuk memberantas hama maupun penyakit aku cuman pake satu macam “obat” yg organik : Bouillie Bordelaise / Bordeaux Mixture. Buat campuran ini sesuai takaran yg ada di kemasannya, semprotkan bila terlihat tanaman terkena penyakit. Untuk kutu kecil yg menyerang pucuk2 muda aku menggunakan metoda tangan (hihihih iya tangan untuk memencet itu kutu2 sampai tak bernyawa … sadis yak ?)

6. Komunikasi
Yup, bicaralah dengan mawar, puji dia, nikmati indahnya, hirup kesegaran wanginya. Mawar yg diajak komunikasi dan sering di”hargai” jerih payahnya dalam memberikan keindahan akan rajin berbunga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: